Beranda Sepakbola Liga Champion Ditahan imbang 1-1, Klopp akui permainan Napoli menyulitkan Liverpool

Ditahan imbang 1-1, Klopp akui permainan Napoli menyulitkan Liverpool

20

Ekspresi manajer Liverpool Juergen Klopp dalam jumpa pers di Anfield, Liverpool, Inggris, Senin (4/11/2019). (ANTARA/REUTERS/Lee Smith)

Siapa pun yg pernah melihat permainan Napoli, pendekatan malam ini berbeda

Jakarta (ANTARA) – Manajer Liverpool Juergen Klopp mengakui bahwa permainan Napoli yg defensif menciptakan timnya kesulitan sehingga gagal mengunci tiket lolos ke babak gugur dalam laga penyisihan pekan kelima Grup E Liga Champions di Anfield, Kamis WIB.

Pasalnya, The Reds cuma sanggup bermain imbang 1-1 saat melawan tamunya. Tuan rumah harus tertinggal lebih dulu seusai sepakan keras Dries Mertens di menit ke-21 tak sanggup diselamatkan kiper Alisson Becker.

Liverpool pun baru sanggup menciptakan gol balasan pada menit ke-65 lewat sundulan Dejan Lovren di kotak penalti.

Baca juga: Napoli curi satu poin dari Anfield sambil tunda kelolosan Liverpool

Sang manajer pun tak menyangkal bahwa pertahanan Napoli yg kuat menciptakan Liverpool kepayahan.

“Malam ini mereka (Napoli) bermain dengan cara bertahan & mengerjakan serangan balik. Dan itu tidak mudah ketika regu dengan kualitas seperti Napoli memilih pendekatan seperti itu. sungguh menyulitkan,” ujar Klopp dalam komentar purnalaga diberitakan dari laman resmi klub.

“Tentu saja kami harap menang malam ini & menuntaskan tugas. Tapi kami sudah tahu sebelum pertandingan, jauh sebelum pertandingan, bahwa akan sulit melawan Napoli karena tahun lalu juga sulit & akan sering sulit. Mereka regu yg bagus,” ungkapnya menambahkan.

Dalam enam laga yg mereka jalani di Liga Champions musim ini, Liverpool tercatat cuma satu kali kalah & lima kali menang. Satu-satunya kekalahan Liverpool datang dari pertarungan kontra Napoli.

Baca juga: Henderson yakini Liverpool sanggup amankan tiket fase gugur di Salzburg

Catatan kekalahan itu terjadi saat Liverpool mengawali laga perdana Liga Champions musim ini di San Paolo, pada September lalu. The Reds harus menelan kekalahan 0-2 atas Napoli.

Kesulitan saat melawan Napoli itu juga berkat sang Manajer Napoli Carlo Ancelotti yg dinilai Klopp sebagai juru strategi yg cerdas karena dapat mengatur & meredam serangan Liverpool.

“Carlo adalah pria yg cerdas. Napoli mungkin saat ini sedang tidak dalam momen terbaik mereka, jadi dia mengaturnya dengan sedikit defensif, mencoba menyangkal kekuatan lawan & mengerjakan serangan balik.”

“Siapa pun yg pernah melihat permainan Napoli, pendekatan malam ini berbeda. Jelas mereka mengejar hasil, mencetak gol lebih dulu, lalu memberikan pertahanan dengan sekuat tenaga.”

Meski cuma sanggup bermain imbang 1-1, posisi Liverpool tak berubah sebagai pemuncak Grup E dengan raihan 10 poin. Napoli meneror di urutan kedua dengan koleksi 9 poin.

Baca juga: Barcelona melenggang usai lumat Dortmund, Inter jaga peluang menyusul

Baca juga: Pecundangi Genk, Salzburg pelihara peluang lolos babak gugur

Baca juga: Ajax di ambang 16 akbar usai taklukkan Lille

Sumber: Antara News